Basis Suppositoriayang penting dari kelompok Basis Larut Air / Campur dengan Air ini adalah basis gelatin tergliserinasi dan basis polietilen glikol (PEG). Basis gelatin tergliserinasi terlalu lunak untuk dimasukkan dalam rektal sehingga hanya digunakan melalui vagina (umum) dan uretra. Basis ini melarut dan bercampur dengan cairan tubuh lebih lambat dibandingkan dengan oleum cacao sehingga cocok untuk sediaan lepas lambat. Basis ini menyerap air karena gliserin yang higroskopis. Oleh karena itu, saat akan dipakai, suppositoria harus dibasahi terlebih dahulu dengan air.
Polietilen glikol (PEG) merupakan polimer dari etilen oksida dan air, dibuat menjadi bermacam-macam panjang rantai, berat molekul dan sifat fisik. Polietilen glikol tersedia dalam berbagai macam berat molekul mulai dari 200 sampai 8000. PEG yang umum digunakan adalah PEG 200, 400, 600, 1000, 1500, 1540, 3350, 4000, 6000 dan 8000. Pemberian nomor menunjukkan berat molekul rata-rata dari masing-masing polimernya. Polietilen glikol yang memiliki berat molekul rata-rata 200, 400, 600 berupa cairan bening tidak berwarna dan yang mempunyai berat molekul rata-rata lebih dari 1000 berupa lilin putih, padat dan kekerasannya bertambah dengan bertambahnya berat molekul. Basis polietilen glikol dapat dicampur dalam berbagai perbandingan dengan cara melebur, dengan memakai dua jenis PEG atau lebih untuk memperoleh basis suppo dengan konsistensi dan karakteristik yang diinginkan. PEG menyebabkan pelepasan lebih lambat dan memiliki titik leleh lebih tinggi daripada suhu tubuh. Penyimpanan PEG tidak perlu di kulkas dan dapat dalam penggunaan dapat dimasukkan secara perlahan tanpa kuatir suppo akan meleleh di tangan (hal yang umum terjadi pada basis lemak).
Suppositoria dengan polietilen glikol tidak melebur ketika terkena suhu tubuh, tetapi perlahan-lahan melarut dalam cairan tubuh. Oleh karena itu basis ini tidak perlu diformulasi supaya melebur pada suhu tubuh. Jadi boleh saja dalam pengerjaannya, menyiapkan suppositoria dengan campuran PEG yang mempunyai titik lebur lebih tinggi daripada suhu tubuh.
Keuntungannya, tidak memungkinkan perlambatan pelepasan obat dari basis begitu suppo dimasukkan, tetapi juga menyebabkan penyimpanan dapat dilakukan di luar lemari es dan tidak rusak bila terkena udara panas. Suppo dengan basis PEG harus dicelupkan ke dalam air untuk mencegah rangsangan pada membran mukosa dan rasa “menyengat”, terutama pada kadar air dalam basis yang kurang dari 20%.
Keuntungan basis PEG :
- stabil dan inert
- polimer PEG tidak mudah terurai.
- Mempunyai rentang titik leleh dan kelarutan yang luas sehingga memungkinkan formula suppo dengan berbagai derajat kestabilan panas dan laju disolusi yg berbeda
- Tidak membantu pertumbuhan jamur
Kerugian basis PEG:
- secara kimia lebih reaktif daripada basis lemak.
- dibutuhkan perhatian lebih untuk mencegah kontraksi volume yang membuat bentuk suppo rusak
- kecepatan pelepasan obat larut air menurun dengan meningkatnya jumlah PEG dgn BM tinggi.
- cenderung lebih mengiritasi mukosa drpd basis lemak.
Kombinasi jenis PEG dapat digunakan sebagai basis supo dan memberikan keuntungan sebagai berikut :
- titik lebur supo dapat meningkat sehingga lebih tahan terhadap suhu ruangan yang hangat.
- pelepasan obat tidak tergantung dari titik lelehnya.
- stabilitas fisik dalam penyimpanan lebih baik.
- sediaan supo akan segera bercampur dengan cairan rektal.