By Kloe on September 1, 2011
Spektrofluorometri mengukur intensitas emisi dari larutan yang dapat diperkuat langsung. Spektra ini lebih spesifik karena adanya spektra emisi (fluoresensi) disamping spektra eksitasi (yang dapat disamakan dengan spektra absorpsi pada spektrofotometri). Radiasi eksitasi maupun radiasi fluoresensi, umumnya diukur pada rentang λmax 200-700nm. Pengukuran harus menggunakan pelarut yang dapat melewatkan seluruh radiasi eksitasi. Radiasi ultraviolet dan sinar [...]
Posted in Kimia | Tagged Analisis, Kimia, Spektrofluorometri, Spektroskopi |
By Kloe on August 20, 2010
Penetapan Susut Pengeringan pada Simplisia merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam standarisasi tanaman yang berkhasiat obat. Prosedurnya yaitu : Sampel serbuk sebanyak 1,5 g ditimbang seksama dalam botol timbang dangkal tertutup yang sebelumnya telah dipanaskan pada suhu penetapan selama 30 menit. Sampel yang berupa hablur besar, sebelum ditimbang digerus dengan cepat sampai ukuran [...]
Posted in Farmakognosi | Tagged Analisis, Obat Gubal, Simplisia |
By Kloe on August 18, 2010
Penetapan Bahan Organik Asing pada Simplisia, merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam standarisasi suatu tanaman yang berkhasiat obat. Prosedurnya yaitu : Sampel simplisia ditimbang sebanyak 25 g. Bahan organik asing dipisahkan, ditimbang dan ditetapkan jumlahnya dalam persen terhadap simplisia yang digunakan. Makin kasar simplisia yang diperiksa makin banyak jumlah simplisia yang ditimbang, kecuali [...]
Posted in Farmakognosi | Tagged Analisis, Obat Gubal, Simplisia |
By Kloe on August 13, 2010
Penetapan Kadar Sari pada simplisia meliputi penetapan kadar sari yang larut dalam air dan penetapan kadar sari yang larut dalam etanol, prosedurnya sebagai berikut : Penetapan kadar sari yang larut dalam air Sampel serbuk sebanyak 5 g dimaserasi selama 24 jam dengan 100 mL kloroform, ekstraksi dilakukan dalam labu bersumbat, berkali-kali dikocok selama 6 jam [...]
Posted in Farmakognosi | Tagged Analisis, Kadar Sari, Simplisia |
By Kloe on August 12, 2010
Penetapan kadar abu pada simplisia meliputi penetapan kadar abu total, penetapan kadar abu yang tidak larut dalam asam, penetapan kadar abu yang larut air. a. Penetapan kadar abu Sampel serbuk yang telah digerus sebanyak 3 gram dan ditimbang seksama, dimasukkan ke dalam krus platina atau krus silikat yang telah dipijarkan, lalu diratakan. Sampel dipijarkan perlahan-lahan [...]
Posted in Farmakognosi | Tagged Analisis, Informasi, Kadar Abu, Simplisia |
By Kloe on March 16, 2010
Volumetri merupakan suatu metode yang didasarkan pada pengukuran volume sejumlah larutan pereaksi yang diperlukan untuk bereaksi dengan senyawa yang hendak ditentukan. Salah satu jenis analisis volumetrik adalah titrasi. Dalam analisis volumetrik, larutan zat yang hendak dianalisis diperlakukan dengan larutan reagen tertentu yang diketahui konsentrasinya. Penambahan reagen dilakukan sampai sejumlah reagen tersebut ekivalen dengan jumlah zat [...]
Posted in Kimia | Tagged Analisis, Kimia, Titrasi, Volumetri |