Browse: Home / Bioavailabilitas
By Kloe on December 15, 2009
Dalam evaluasi ketersediaan hayati ada 3 parameter yang biasanya diukur untuk menggambarkan profil konsentrasi obat dalam darah dan waktu dari obat yang diberikan. Konsentrasi puncak (Cmaks), Menggambarkan konsentrasi obat tertinggi dalam sirkulasi sistemik. Konsentrasi ini tergantung pada konstanta absorpsi, dosis, volume distribusi dan waktu pencapaian konsentrasi obat maksimum dalam darah. Konsentrasi puncak seringkali dikaitkan dengan [...]
Posted in Farmakokinetika | Tagged Bioavailabilitas, Ketersediaan Hayati, Obat |
By Kloe on December 5, 2009
Uji ketersediaan hayati perlu dilakukan pada suatu produk obat dengan alasan-alasan sebagai berikut: Sebagian besar obat memperlihatkan gambaran laju disolusi yang terbatas dan absorpsi in vivo yang tidak lengkap. Beberapa obat diabsorpsi secara terbatas pada saluran cerna. Formulasi obat kemungkinan merubah laju dan jumlah absorpsi sehingga menghasilkan kegagalan terapi, misalnya konsentrasi obat dalam plasma kemungkinan [...]
Posted in Farmakokinetika | Tagged Bioavailabilitas, Ketersediaan Hayati, Obat |
By Kloe on November 21, 2009
Istilah ketersediaan hayati zat aktif suatu obat timbul sejak adanya ketidaksetaraan terapeutik diantara sediaan bermerek dagang yang mengandung zat aktif yang sama dan dibuat dalam bentuk sediaan farmasetik yang serupa, serta diberikan dengan dosis yang sama. Berbagai kejadian (zat aktif menjadi tidak aktif atau menjadi toksik) dapat merupakan sebab ketidaksetaraan tersebut. Pengkajian terhadap ketersediaan hayati [...]
Posted in Farmakokinetika | Tagged Bioavailabilitas, Ketersediaan Hayati, Obat |
By Kloe on November 13, 2009
Bioavailabilitas = Ketersediaan hayati Merupakan kecepatan dan jumlah obat yang mencapai sistem sirkulasi sistemik dan secara keseluruhan menunjukkan kinetik dan perbandingan zat aktif yang mencapai peredaran darah terhadap jumlah obat yang dberikan. Ketersediaan hayati merupakan bagian dari salah satu tujuan rancangan bentuk sediaan dan yang terpenting untuk keefektifan obat tersebut. Studi biofarmasetika memberi fakta yang [...]
Posted in Farmakokinetika | Tagged Bioavailabilitas, Bioekivalensi, Kesetaraan Hayati, Ketersediaan Hayati |