By Kloe on April 20, 2011
Salep, apapun jenis salep dan berapa ukurannya, pada umumnya Pembuatan salep dilakukan dengan dua metode : a. Pencampuran Dalam metode pencampuran, komponen dari salep dicampur bersama-sama dengan segala cara sampai sediaan yang rata tercapai. .gplus #___plusone_0, .gplus #___plusone_1,.gplus #___plusone_2, .gplus #___plusone_3, .gplus #___plusone_4, .gplus #___plusone_5, .gplus #___plusone_6, .gplus #___plusone_7, .gplus #___plusone_8, .gplus #___plusone_9, .gplus #___plusone_10 [...]
Posted in Farmasetika | Tagged Metode Fusion, Metode Triturasi, Obat, Pembuatan Salep, Salep |
By Kloe on April 18, 2011
Ada 4 aturan umum pembuatan salep, antara lain : Zat yang dilarutkan dalam dasar salep dilarutkan bila perlu dengan pemanasan rendah. Pada umumnya kelarutan obat yang ditambahkan dalam salep lebih besar dalam minyak lemak daripada dalam vaselin misalnya kamfora, mentol, fenolum, timolum dan guayakolum dilarutkan dengan cara digerus dalam mortir dengan minyak lemak. Bila dasar [...]
Posted in Farmasetika | Tagged Obat, Pembuatan Salep, Salep |
By Kloe on April 16, 2011
Dasar salep yang dapat dicuci air Dasar salep ini adalah emulsi minyak dalam air (sering disebut krim) dan dinyatakan “dapat dicuci dengan air” karena mudah dicuci dengan air dari kulit dan pakaian sehingga lebih dapat diterima sebagai dasar kosmetik. Beberapa .gplus #___plusone_0, .gplus #___plusone_1,.gplus #___plusone_2, .gplus #___plusone_3, .gplus #___plusone_4, .gplus #___plusone_5, .gplus #___plusone_6, .gplus #___plusone_7, [...]
Posted in Farmasetika | Tagged Basis Salep, Dasar Salep Dicuci air, Dasar Salep Larut Air, Obat, Salep |
By Kloe on April 14, 2011
Dasar salep absorpsi dibagi dalam 2 kelompok, antara lain : A. Yang memungkinkan bercampur dengan air dan membentuk emulsi air dalam minyak. 1. Paraffin hidrofilik Formula : Kolesterol 30 g Alkohol stearat 30 g Lilin putih 80 g Vaselin putih 860 g Untuk membuat 1000 gram dasar salep .gplus #___plusone_0, .gplus #___plusone_1,.gplus #___plusone_2, .gplus #___plusone_3, [...]
Posted in Farmasetika | Tagged Basis Salep, Dasar Salep Absorpsi, Obat, Salep |
By Kloe on April 12, 2011
Dasar salep hidrokarbon ini dikenal sebagai dasar salep berlemak, bebas air, dimana preparat berair mungkin dapat dicampurkan hanya dalam jumlah sedikit saja. Bila lebih, akan susah bercampur. Salep ini dimaksudkan untuk memperpanjang kontak obat dengan kulit dan bertindak sebagai pembalut/penutup. Dasar salep ini digunakan sebagai emolien dan sifatnya sukar dicuci, tidak mengering dan tidak tampak [...]
Posted in Farmasetika | Tagged Basis Salep, Dasar Salep Hidrokarbon, Obat, Salep |
By Kloe on April 10, 2011
Dalam pemilihan dasar salep tergantung pada faktor-faktor seperti : Khasiat yang diinginkan, Sifat bahan obat yang dicampurkan, Ketersediaan hayati, Stabilitas dan ketahanan sediaan jadi. Dalam hal-hal tertentu tergantung pada jenis salep, kadang perlu menggunakan dasar salep yang kurang ideal untuk mendapatkan stabilitas salep yang diinginkan. Misalnya .gplus #___plusone_0, .gplus #___plusone_1,.gplus #___plusone_2, .gplus #___plusone_3, .gplus #___plusone_4, [...]
Posted in Farmasetika | Tagged Basis Salep, Obat, Penggolongan Salep, Salep |